Profil Inisiator dan Ketua Umum

Koalisi Nasional Perlindungan Keluarga Indonesia

Euis Sunarti

Guru Besar IPB Bidang Ketahanan dan Pemberdayaan keluarga. Menjadi dosen IPB sejak 1988, di Departemen GMSK (Gizi Masyarakat dan Sumberdaya Keluarga), dan pada Tahun 2005 menjadi Dosen di Departemen IKK (Ilmu Keluarga dan Konsumen), Fakultas Ekologi Manusia (FEMA). Pernah menjadi Sekretaris Departemen GMSK, Sekretaris S2 GMSK, Kepala Divisi Ilmu Keluarga Dept IKK (2015-2015), Sekretaris Senat FEMA (2005-2018), dan anggota Senat Akademik IPB (2019-2022). Memperoleh guru besar di bidang ketahanan dan pemberdayaan keluarga pada tahun 2012, merupakan Guru Besar pertama dan sampai sekarang masih satu-satunya Guru Besar di Indonesia di bidang ilmu keluarga.

Mengembangkan ilmu keluarga melalui riset dalam area ketahanan dan kesejahteraan; kelentingan keluarga korban bencana; ekologi keluarga, dan kebijakan keluarga. Sejak 2006 Euis Sunarti mengembangkan konsep ecovillage dan pembangunan wilayah (kampung) ramah keluarga serta aktif melakukan advokasi kebijakan “Keluarga sebagi basis kebijakan publik”. Untuk hal tersebut Euis Sunarti melakukan kajian multidisiplin percepatan pembangunan wilayah, Indeks Pembangunan Manusia, dan penanggulangan kebencanaan.

Di bidang kebencanaan, tahun 2007 Euis Sunarti sebagai pendiri Pusat Studi Becana LPPM IPB sekaligus sebagai ketua PSB IPB sampai 2018. demikian pula sebagai pendiri Forum PT untuk PRB (Pengurangan Risiko Bencana); sebagai inisiator dan deklarator pendirian, juga pernah menjabat wakil ketua, dan dewan pengarah Planas (Platform Nasional) PRB (Pengurangan Risiko Bencana); sebagai salah satu ketua Pokja IABI (Ikatan Ahli Kebencanaan Indonesia).

Menyadari perlunya partisipasi banyak pihak untuk membangun keluarga, pada 2014 Euis Sunarti menginisiasi dan mendirikan GiGa Indonesia, suatu perhimpunan masyarakat sipil untuk pembangunan dan perlindungan keluarga Indonesia. Pada Tahun 2016 (sidang sampai 2017), Euis Sunarti menjadi salah seorang Pemohon Judisial Review ke Mahkamah Konstitusi untuk perluasan delik kesusilaan zina, perkosaan, dan cabul sesama jenis dalam KUHP. Tahun 2020, Euis Sunarti sebagai Inisiator dan Ketua Umum Koalisi Nasional Perlindungan Keluarga Indonesia.